Tampilkan postingan dengan label daftar pestisida untuk sayuran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daftar pestisida untuk sayuran. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Oktober 2016

286 Pestisida Yang Digunakan Untuk Membasmi Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai

Ulat grayak (Spodoptera litura) merupakan salah satu fase serangga hama yang menyerang tanaman cabe atau yang jenis tanaman Solanacearum lainnya, banyak petani dibuat pusing dengan ulat yang satu ini, bagaimana tidak fase larva dari kupu-kupu cantik ini memakan daun rakus sekali, sehingga menyebabkan daun tidak maksimak berfotosintesis. 

Ulat ini jika menyerang tanaman cabe disepanjang areal pertanaman cabe, bisa membuat petani bangkrut, karena kurangnya produksi buah. 

Kami mencoba menjawab pertanyaan seorang kawan di daerah Lampung, Indonesia, tentang pestisida apa saja yang bisa digunakan untuk mengatasi serangan ulat grayak ini. 
Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai
(Ulat Grayak Pada Tanaman Cabai)

Sebanyak 286 jenis pestisida yang kami kumpulkan, dan digunakan untuk membasmi ulat grayak ini, semoga dengan diterbitkannya artikel ini, turut pula membantu kawan-kawan petani lainnya diseluruh dunia, yang sedang bingung mengatasi serangan ulat grayak pada tanaman cabe, dan tentunya kami berharap daftar pestisida untuk mengatasi ulat grayak pada tanaman cabai, menjadi salah satu solusi petani cabe, agar tanaman cabenya menghasilkan produksi buah yang banyak. 

Daftar pestisida yang dituliskan disini adalah pestisida yang beredar di Indonesia, untuk kawan-kawan petani yang berada di luar Indonesia, silahkan simak bahan aktif kandungan pestisidanya, dan barangkali di luar Indonesia pestisida tersebut diproduksi dengan merek dagang berbeda. 

Berikut daftar pestisida yang bisa digunakan untuk mengatasi serangan ulat grayak pada tanaman cabe. 

Daftar pestisida yang digunakan untuk membasmi hama ulat grayak pada areal pertanaman (budidaya) cabe.

Bahan Aktif Merek Dagang
Abamektin Alfamex 18 EC, Asmec 36 EC, Bamex 18 EC, Devamec 18 EC, Diomec 18 EC, Habamec 18 EC, Matros 18 EC
Alfa-sipermetrin Alfatox 50 EC, Alphas 50 EC, Altac 15 EC, Amethyst 40 EC, Army 30 EC, Asterking 15 EC, Baldor 50 EC, Cyborg 15 EC, Fastac 100 SC, Jaguar 50 EC, Kenfas 100 EC, Legacy 15 EC, Patriot 50 EC, Sangkur 50 EC, Topaz 15 EC, Valiant 50 EC
Asefat Afate 75 SP, BM Promax 75 SP, Chepate 75 SP, Joker 75 SP, Lancer 75 SP, Manthene 75 SP, Megastar 75 SP, Orthene 75 SP, Ortran 75 SP, Pastifat 75 SP, Prathen 75 SP, Roteen 75 SP, Sepate 40 EC, Starthene 75 WG
Beta-siflutrin Buldok 25 EC, Cakram 25 EC, Goldtrin 50 EC, Liebas 50 EC, Lotsa 50 EC, Prado 25 EC, Raydock 28 EC, Sumo 50 EC
Beta Sipermetrin Chix 25 EC
Deltametrin Aggressive 25 EC, Akomethrin 25 EC, Amonite 25 EC, Antarmet 25 EC, Basic 25 EC, Bectary 25 EC, Biocis 25 EC, BM Delta 28 EC, Clutch 25 EC, Dario 25 EC, Darmacis 50 EC, Decis 25 EC, Deltara 50 EC, Deroll 25 EC, Detrin 25 EC, Jablai 25 EC, Megadis 25 EC, Oscar 25 EC, Pilar delta 25 EC, Prima-fast 50 EC
Diazinon Agrostar 600 EC
Diflubenzuron Dimilin 25 WP
Dimetoat Decafen 400 EC, Destan 400 EC, Makrosan 400 EC, Pilarmax 400 EC, Santoat 400 EC
Emamektin Benzoat Crumble 10 EC, Decore 21 EC, Noclaim 19 EC
Esfenvalerat Sumialpha 25 EC
Etion Mition 500 EC
Fenobukarb Amabas 500 EC, Benhur 500 EC, Dharmabas 500 EC, Emcindo 500 EC, Gobang 110 EC, Greta 500 EC, Ingrobassa 500 EC, Nonstop 400 EC, Pentacarb 500 EC, Sanet 7 SP, Sidabas 500 EC, Tamabas 500 EC, X-treme 500 EC
Fenpropatrin Amicide 200 EC, Meothrin 50 EC
Fenvalerate Akurat 200 EC, B-Son 200 EC, Fenticide 200 EC, Fentop 30 EC, Fenval 200 EC, Sanval: 200 EC, Zetval 200 EC
Fipronil Uno 50 SC
Flubendiamide Gabbar 200 SC, Takumi 20 WG
Hexaflumuron Aster 50 EC
Imidakloprid Amida 200 SL, Bima 10 WP, BM Imida 200 SL, Imidastar 200 SL, Interprid 25 WP, Neptune 25 WP, Rudor 200 SL, Rudor 5 WP, Salvador 25 EC, Sanfidor 200 SL, Tygra 200 SL, Zychate 25 WP
Imidakloprid + Beta-siflutrin Solomon 300 OD
Imidakloprid + Sipermetrin Total 10/40 EC
Indoksakarb Ammate 150 SC
Karbaril Sandovin 85 WP
Karbofuran Dharmafur 3 GR, Kresnadan 3 GR, Truper 3 GR, Varitas 3 GR, Ventura 5 GR
Karbosulfan Jagabaya 200 EC, Taurus 200 EC
Kartap Hidroklorida Barrier 20 SP, Barrier 5 GR, Kardan 50 SP, Padan 50 SP, Zidan 50 SP
Klorantraniliprol Prevathon 50 SC
Klorantraniliprol + Lambda-sihalotrin Ampligo 150 ZC
Klorantraniliprol + Tiametoksam Virtako 300 SC
Klorfenapir Rampas 200 EC, Sobatani 100 EC, Tampage 100 EC, Tumagon 100 EC
Klorfluazuron Atabron 50 EC, Ayuna 50 EC
Klorpirifos Beliung 200 EC, Boxer 200 EC, Clobber 200 EC, Ichiban 250 EC, Kaliandra 482 EC, Megafos 200 EC, Petroban 200 EC, Topban 400 EC, Tosbone 100 EC, Wilbo 200 EC
Klorpirifos + Alfa-sipermetrin Tugard 160/10 EC
Klorpirifos + Sipermetrin BM Cychlophos 500/50, Conserve 500/50 EC, Kabrux 160/10 EC
Lambda-sihalotrin Akhocytrin 50 EC, Bidak 25 EC, BM Lamda 50 EC, Brantas 25 EC, Buana 55 EC, Cash 25 EC, Cucak Rowo 25 EC, Gladiol 25 EC, Granat 25 EC, Hamador 25 EC, Hamasid 25 EC, Indodor 50 EC, Jidor 25 EC, Labrador 25 EC, Lampion 25 EC, Matador 25 EC, Megda 25 EC, Meteor 25 EC, Polydor 25 EC, Rodeo 25 EC, Rolidor 25 EC, Rudal 25 EC, Samador 25 EC, Santador 25 EC, Setor 40 EC, Sidador 30 EC, Taekwando 25 EC, Tamador 25 EC, Tamigon 25 EC, Trajet 25 EC, Trigon 25 EC
Lufenuron Match 50 EC
Malation Ransell 570 EC
Metaflumizon Alverde 240 SC
Metomil Agrinate 40 SP, Lannate 40 SP, Metindo 25 WP, Metindo 40 WP, Milamex 40 SP, Tamilto 25 WP
Monosultap + Flubendiamide Spontanking 68 WP
Novaluron Rimon 100 EC
Permetrin Centatin 200 EC, Digital 50 EC, Extratin 200 EC, Klensect 200 EC, Meriam 50 EC, Prego 20 EC, Primatin 50 Ec, Prince 123 EC, Shadow 50 EC, Volcano 200 EC
Phentoat Dharmasan 600 EC, Fentosan 650 EC, Veto 650 EC
Phoksim Catleya 500 EC, Daitona 400 EC, Fokker 500 EC, Spodo 200 EC
Profenofos Akron 500 SC, Biocron 500 EC, Callicron 500 EC, Camacron 500 EC, Curacron 500 EC, Curocrop 500 EC, Finsol 500 EC, Fortegold 500 EC, Kenselec 500 EC, Musuhama 500 EC, Rolicron 500 EC, Santacron 520 EC, Seledol 450 EC, Stacron 500 EC, Syncron 500 EC
Propoxur Poksindo 200 EC
Protiofos Carolit 500 EC, Tokuthion 500 EC
Sipermetrin Arfo 30 EC, Astertrin 250 EC, Atro 30 EC, Bento 50 EC, Blasterin: 30 EC, Bravo 50 EC, Cedric 100 EC, Crowen 113 EC, Cycat 50 EC, Cypermax 100 EC, Cyplus 100 EC, Cyrux 50 EC, Domino 100 EC, Erkatrin 100 EC, Etbaf 200 EC, Famethrin 45 EC, Genius 100 EC, Hoky 30 EC, Jeel 50 EC, Knifo 30 EC, Kokan 100 EC, Megacyper 250 EC, Metal 30 EC, Metrin 30 EC, Miodan 25 WP, Miodan 50 EC, Molthrin 100 EC, Opera 100 EC, Pelle 50 EC, Predict 50 EC, Rajatrin 250 EC, Record 50 EC, Salvo 30 EC, Sancord 50 EC, Sangit 50 EC, Santrino 100 EC, Tanicord 50 EC, Tikam 50 EC, Vitathrin 50 EC, Vivo 30 EC
Spinoteram Endure 120 SC
Spinosad Tracer 120 SC
Tiodikarb Rosco 75 WP, Trail 75 WP
Triazofos Biothion 200 EC, Detafos 200 EC, Maestro 200 EC, Mio 200 EC, Polythion 200 EC

Demikian pemirsa daftar racun yang bisa digunakan untuk mengatasi atau membasmi hama ulat grayat pada pertanaman cabe, selamat mencoba, salam.

Sabtu, 01 Oktober 2016

Daftar Racun Ampuh Pembasmi Hama Trips Pada Tanaman Cabe Merah

Cabe merah merupakan salah satu komoditi pertanian unggulan, agar hasil budidaya cabe merah maksimal, berbagai kendala harus diatasi, salah satunya kendala yang disebabkan oleh serangan hama Trips (Trips parvispinus) atau dikenal dengan kutu Trips.

Meski pestisida alam cukup tersedia di alam, namun banyak juga petani kita yang menggunakan pestisida kimia dalam mengendalikan serangan Trips.

Pada pembahasan kali ini kita akan sajikan daftar pestisida yang diijinkan oleh komisi pestisida, kementerian pertanian, daftar ini disusun oleh Tonny K Moekasan dan Laksminiwati Prabaningrum.

Sebagai salah satu acuan untuk petani yang mengalami masalah dengan adanya serangan kutu trips pada cabe merah, silahkan lihat daftar pestisida ini, dan membelinya di toko-tok pertanian di tempat anda berdomisili.
Racun ampuh pembasmi hama trips pada tanaman cabe merah
(Trips pada kelopak bunga cabe)

Bahan Aktif Merek Dagang
Abamektin Agrimec 18 EC , Aspire 18 EC, Demolish 18 EC, Indomektin 20 EC, Isigo 18 EC, Kiliri 20 EC, Matros 18 EC, Mectimax 18 EC, Numection 20 EC, Phoscormite 18 EC, Rutin 18 EC, Sidamec 20 EC, Stadium 18 EC, Starmek 18 EC, Supemec 18 EC
Alfa-sipermetrin Bestox 50 EC, BM alpha 100 EC, Faster 15 EC, Tetrin 36 EC, Valiant 50 EC
Alfa-sipermetrin + Profenofos Atatte 210 EC
Amitraz Lavista 200 EC
Asefat Dafat 400 SL
Beta-siflutrin Mastarin 25 EC
Deltametrin Decis 25 EC, Delta 25 EC, Sancis 25 EC, Sidacis 25 EC,
Diafentiuron Pegasus 500 EC
Dimetoat BM Sucthion 400 EC, Danadim 400 EC, Decafen 400 EC, Destan 400 EC, Dimacide 40 0 SC, Kanon 400 EC, Perfektan 425 EC, Sidajos 430 EC, Toxafine 400 EC
Etion Mition 500 EC
Fenpropatrin Fenthrin 50 EC
Fenvalerate Fenval 200 EC
Fipronil Destar 50 SC, Fipros 55 SC, Regent 50 SC
Imidakloprid Abuki 50 SL, Amirid 200 SL, Bima 10 WP, Caleb Tsan 28 EC, Confidor 200 SL, Deluose 200 SL, Imar 200 SL, Imidaplus 200 Sl, Interprid 200 SL, Jellin 100 SL, Lanidor 200 SL, Paztidor 200 EC, Rudor 200 SL, Starfidor 5 WP, Tygra 200 SL, Winder 25 WP
Imidakloprid + Beta-siflutrin Solomon 300 OD
Karbosulfan Jagabaya 200 EC, Marshal 200 EC
Kartap Hidroklorida Kristal 50 WP, Padan 50 SP
Klorfenapir Akosu 100 SC, Rampage 100 SC
Klorpirifos Farin 200 EC, Magu 420 EC, Posban 200 EC, Radiant 200 EC
Klorpirifos + Sipermetrin Nurelle D 500/50 EC
Lambda-sihalotrin Matarin 25 EC, Setor 40 EC
Malation Fyfanon 440 EW
Profenofos Anwavin 500 EC, Curacron 500 EC, Electric 500 EC, Indocron 500 EC, Masicron 500 EC, Tabard 500 EC
Propoksur Poksindo 200 EC
Protiofos Tokuthion 500 EC
Piraklofos Voltage 560 EC
Sipermetrin Done 200 EC, Exocet 50 EC, Fastrin 100 EC, Sopeton 108 EC, Tombak 189 EC

Sangat kami sarankan untuk anda yang menggunakan pestisida diatas, yakni membaca petunjuk cara pemakaiannya, dan menggunakannya dengan tidak berlebihan sesuai dengan dosis yang dianjurkan, karena penggunaan pestisida berlebihan bisa menimbulkan dampak resistensi, yang tidak saja terhadap hama trips tapi juga hama lainnya (serangga sekunder).

Demikain pembahasan kita kali ini, semoga bermanfaat membantu petani cabe merah dalam mengatasi hama Trips, sampai jumpa pada pembahasan berikutnya, salam.

Kamis, 29 September 2016

Untuk Petani Yang Mencari Cara Mengatasi Ulat Bawang Ini Dia Daftar Lengkap Pestisidanya

Bawang merah merupakan salah satu komoditi pertanian unggulan, agar hasil budidaya bawang merah maksimal, berbagai kendala harus diatasi, salah satunya kendala yang disebabkan oleh serangan ulat bawang.

Meski pestisida alam cukup tersedia di alam, namun banyak juga petani kita yang menggunakan pestisida kimia dalam mengendalikan serangan ulat bawang.

Pada pembahasan kali ini kita akan sajikan daftar pestisida yang diijinkan oleh komisi pestisida, kementerian pertanian, daftar ini disusun oleh Tonny K Moekasan dan Laksminiwati Prabaningrum.

Sebagai salah satu acuan untuk petani yang mengalami masalah dengan adanya serangan ulat bawang, silahkan lihat daftar pestisida ini, dan membelinya di toko-tok pertanian di tempat anda berdomisili.


Daftar pestisida untuk membasmi ulat bawang pada bawang merah

Bahan Aktif
Merek Dagang
Alfa-Sipermetrin Alcove 50 EC, Fast 100 EC, Tetrin 36 EC
Asefat Dafat 250 EC, Manthene 75 SP, Missel 75 SP
Bacillus thuringiensis Delfin WG
Beta-siflutrin Betathrin 250 EC, Bissa 50 EC, Buldok 25 EC, Inova 25 EC, Mastarin 25 EC, Passport 28 EC, Raydock 28 EC,
Bifentrin Talstar 25 EC
Deltametrin Basic 25 EC, Decis 25 EC, Deroll 25 EC, Jablai 25 EC, Oscar 25 EC, Starfos 25 EC,
Deltametrin + Triazofos Sidathion 210/15 EC
Diafentiuron Pegasus 500 EC
Emamektin Benzoat Crumble 10 EC
Esfenvalerat Sumialpha 25 EC
Etofenproks Trebon 95 EC
Fenitrotion Sumithion 500 EC
Fenobukarb Dharmabas 500 EC, Gobang 110 EC
Fenpropatrin Fenthrin 50 EC, Meothrin 50 EC, Meothrin 50 EC
Fenvalerate Fenval 200 EC
Flufenoksuron Cascade 50 EC
Imidakloprid Folidol 10 WP, Folidol 200 SL
Indoksakarb Ammate 150 SC
Karbaril Petrovin 85 WP
Karbofuran Dharmafur 3 GR, Varitas 3 GR, Ventura 5 GR
Karbosulfan Borsal 200 EC, Marshal 200 EC, Matrix 200 EC
Kartap Hidroklorida Kristal 50 WP, Padan 50 SP
Klorantraniliprol Prevathon 50 SC
Klorantraniliprol + Lambda-sihalotrin Ampligo 150 ZC
Klorantraniliprol + Tiametoksam Virtako 300 SC
Klorfenapir Rampage 100 SC, Tumagon 100 EC
Klorfluazuron Atabron 50 EC
Klorpirifos Ban-drol 400 EC, Beliung 200 EC, Boxer 200 EC, Chlormite 400 EC, Clobber 200 EC, Kresban 200 EC, Posban 200 EC, Sergap 410 EC
Lambda-sihalotrin Buana 55 EC, Global 55 EC, Impact 25 EC, Jidor 25 EC, Matador 25 EC, Matarin 25 EC, Meteor 25 EC, Rolidor 25 EC, Sidador 30 EC, Stopper 25 EC
Lufenuron Catapult 50 EC, Match 50 EC
Metaflumizon Alverde 240 SC
Metidation Supracide 25 WP
Metomil Bomba 25 WP, Dangke 40 WP, Lannate 25 WP, Lannate 40 SP, Metin 40 SP, Metindo 25 WP, Metindo 80 SL, Metro 40 SP, Myltop 25 WP
Novaluron Rimon 100 EC
Permetrin Klensect 200 EC, Pentatrin 20 EC, Perkill 50 EC, Pounce 20 EC
Phentoat Dharmasan 600 EC
Profenofos Biocron 500 EC, Indocron 500 EC, Rolicron 500 EC, Sidacron 510 EC, Poksindo 200 EC
Protiofos Tokuthion 500 EC
Piraklofos Voltage 560 EC
Siflutrin Kastuba 50 EC
Sipermetrin Arrivo 30 EC, Copa 100 EC, Cypermax 100 EC, Erkatrin 30 EC, Exocet 50 EC, Fastrin 100 EC, Gemilang 110 EC, Instop 311 EC, Luzon 100 EC, Metal 30 EC, Pentasip 30 EC, Sopeton 108 EC, Tombak 189 EC, Vertigo 100 EC
Spinosad Tracer 120 SC
Tiodikarb Larvin 75 WP
Triazofos Arcodion 200 EC, Biothion 200 EC, Higrade 200 EC, Miati 200 EC, Polythion 200 EC, Raydent 200 EC, Tontion 200 EC
Trizofos Hostathion 200 EC
Zeta-sipermetrin Fury 50 EC

Sangat kami sarankan untuk anda yang menggunakan pestisida diatas, yakni membaca petunjuk cara pemakaiannya, dan menggunakannya dengan tidak berlebihan sesuai dengan dosis yang dianjurkan, karena penggunaan pestisida berlebihan juga akan menimbulkan dampak resistensi pada hama ulat bawang.

Demikain pembahasan kita kali ini, semoga bermanfaat membantu petani bawang merah dalam mengatasi hama ulat bawang, sampai jumpa pada pembahasan berikutnya, salam.

Rabu, 17 Agustus 2016

Daftar Racun Herbisida Untuk Pengendali Gulma Pada Sayuran

Untuk mengendalikan berbagai gulma pada tanaman memang tidak selesai dengan cara pengendalian hayati saja, untuk itu kali ini kita coba tuliskan daftar herbisida yang biasa digunakan pada tanaman sayuran, daftar ini kami susun berdasarkan perilaku pasar, artinya herbisida ini dijual dipasaran. 

Penggunaan herbisida ini bisa dilakukan di semua jenis tanaman sayuran, asalkan ditemukan jenis gulma yang sama pada areal pertanaman sayuran yang dimaksud.
Daftar Racun Herbisida Untuk Pengendali Gulma Pada Sayuran
(Ilustrasi : Pupuk cair untuk tanaman padi, Sumber : Group FB Surono Danu)

Mari kita simak daftar herbisida untuk pengendali gulma pada tanaman sayuran.

No Zat Kimia Terkandung Merek DagangSifat Dan Rentang PengendalianTindakan Keamanan
1 Parakuat Grammoxone, Weedol, DextroneMembunuh semua jaringan hijau, berguna untuk penyiangan antar baris pada sayuran dan untuk kematian pra tanam yang cepatPerlu perlindungan penuh, mematikan bila tertelan
2 Glifosat RoundupNon selektif, non residual pasca tumbuh, baik untuk gulma menahun berakar dalam, rumputan, teki-tekian dan gulma tuaTidak beracun
3 Alaktor Lassoselektif pra tumbuhan, tahan selama 70 - 80 hari, untuk rumputan semusim dan gulma D.L, pada jagung, kedelai dan kubis-kubisan-
4 Aloksidium natrium NP-48 NaSelektif pasca tumbuh untuk gulma rumputan pada sayuranTidak beracun
5 Aziprotin MesoranilPra tumbuhan untuk gulma DL semusim, beberapa rumputan, baik untuk kerabat Brassica (bukan kubis bunga) dan bawangTidak beracun
6 Benfluralin Batan, BonalanPra tumbuh tanah untuk rumputan semusim dan gulma DL pada slada, letus, kacang tanah, kerabat mentimunTidak beracun
7 Bensulid PrefarPra tumbuh, pra tanam untuk cucurbita, brassica dan slada letusTidak beracun
8 Butralin Amex, TamexPra tumbuh, campur dengan tanah untuk pengendalian gulma pada legum cucurbitaTidak beracun
9 Kloramben VegibenPra tumbuh untuk gulma di kebanyakan sayuranTidak beracun
10 Kloroksuron TenoranSistemik untuk sayuran, pra tumbuh atau sesudah pindah tanamTidak beracun
11 Klorbromuron MaloranPra dan pasca tumbuh untuk wortel, legum dan kentangTidak beracun
12 Difenoksuron LironionPenggunaan selektif pada bawangTidak beracun
13 Fenuron DybarPra atau pasca tumbuh, baik untuk ChickweedTidak beracun
14 Napropamid DevrinolHerbisida tanah dan dedaunan untuk rumputan dan gulma DL pada sayuranTidak beracun
15 Nitralin PlanovinRumputan semusim dan gulma DLTidak beracun
16 Propaktor RamrodPra tumbuh untuk rumputan semusim dan gulma DLTidak beracun
17 Sulfalat VegadexPra tumbuh untuk gulma semusimTidak beracun
18 Trifluralin TreflanPra tumbuh untuk rumputan semusim dan gulma DL di kebanyakan sayuranTidak beracun

Istilah : DL = Gulma daun lebar

* Sumber William Uzo - Produksi sayuran di daerah tropis

Jumat, 30 Januari 2015

Daftar Pestisida yang Umum Digunakan untuk Sayuran

Mengobati tanaman dari penyakit dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya juga dengan menggunakan senyawa kimia, meski dalam beberapa kampanye penggunaan senyawa kimia harus dikurangi, namun untuk mengembalikan kondisi tanaman kepada keadaan yang sehat terkadang juga diperlukan pestisida.

Untuk anda yang membutuhkan referensi tentang pestisida yang digunakan untuk perlakukan benih dan pengobatan penyakit pada masa vegetatif tanaman, berikut ini kita sajikan tabel pengobatan penyakit untuk perlakuan pada benih dan pencelupan bagian vegetatif.

No Zat Kimia Terkandung Merek DagangSifat Dan Rentang PengendalianTindakan Keamanan
1 Merkuri organik Ceresan M, Agallol, Aretan, Tillex, Panogen, QuintexSpektrum lebar, non sistemik, untuk jamur tanah penyebab rebah semai, busuk leher akar dan patogen daun terbawa tanahBeracun, gunakan topeng muka dan sarung tangan
2 Merkuri an organik Calomel, Cyclesan,BatlleSpektrum lebar, non sistemik, hama dan penyakit tanah akar termasuk pekukSangat beracun hindari tertelan dan kontak kulit
3 a. Ditiokarbamat, Captan
b. Mancozeb maneb
c. Thiram zineb
Orthocide, Capton, Santhane Dithane M-45, Manzate Dithane M-22, Agrox, Trianzone, Afrocobre Arasan, Tersan, Thirasam Dithane Z-78, Polyram-ZSistemik, non sistemik, semua fungisida serba bisa, juga dipakai luas sebagai pelindung daun terhadap berbagai penyakitUmumnya tidak beracun tetapi dianjurkan memakai topeng muka dan sarung tangan
4 Chloramil SpergonSpektrum lebar, NC, perawat benih yang sangat baikDaya racun rendah
5 Tecnazene Fusarex, FolosonNon sistemik, khusus untuk busuk fusarium pada kentang dalam simpanan dan Botrytis pada sayuran, juga penghambat pertunasan pada kentangTidak beracun
6 Tolklofos metil RizolexNon sistemik, baik sekali untuk Rhizoctania spp, sebagai perawat benih atau dicampur dalam tanahDaya racun rendah
7 Senyawa-senyawa sistemik Benomil Benlate, Afungil, Benosan, ArboralSpektrum lebar, tak mengendalikan fikomisetes, misalnya embun tepung, Pythium sppUmumnya tidak beracun tetapi gunakan topeng muka dan sarung tangan
8 Karbendazin, Thiabendazol Bavistin, Derosal, Delsene Tecto, Martec, Storite, MycozolSpektrum lebar, tak mengendalikan fikomisetes, misalnya embun tepung, Pythium spp, Berguna untuk perawatan sayuranpasca panenUmumnya tidak beracun tetapi gunakan topeng muka dan sarung tangan
9 Aluminium trisetil fosfonat Alliate, Mikal, RhodaxKhusus untuk fikomiseta seperti embun tepung, Pythium sppTidak beracun
10 Metalaksil Ridomil MZKhusus untuk fikomiseta seperti embun tepung, Pythium spp, tetapi sekarang mengandung Dithane M-45 sebagai spektrum luasHindari serbuk masuk kedalam mata
11 Furalaksil Fongarid, FonganilKhusus untuk fikomiseta seperti embun tepung, Pythium spp, sekarang mengandung Dithane M-45 sebagai spektrum luasTidak beracun
12 Protiokarb Previcur, DynoneDigunakan sebagai protektan (pelindung)Tidak beracun
13 Etirimol Milstem, Milcurb, MilgoEfektif terhadap penyakit tepung sebagai perawat benih atau semprotan daunTidak beracun
14 Karbosin Vitavax, VitafloSebagai perawat benih terhadap Rhizoctania spp pada sayuranTidak beracun
15 Oksicarboksin Plantvax, RendorBenih atau daun terhadap karatTidak beracun
16 Imazalil FungaflorSpektrum lebar, benih atau semprotan daunTidak perlu pakai topeng muka
Jika daftar pestisida yang ingin anda cari tidak ditemukan disini, anda bisa kunjungi daftar racun herbisida untuk pengendalian gulma pada tanaman pada link ini [Daftar Racun Herbisida Untuk Mengendalikan Gulma Pada Tanaman Sayuran]

* Sumber William Uzo - Produksi sayuran di daerah tropis 1993