Tampilkan postingan dengan label herbal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label herbal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juli 2016

Tips Mudah Mencari Jenis Tanaman Herbal Berdasarkan Resep Dokter

Tanaman herbal di zaman modern ini semakin diminati, hal ini disebabkan sugesti dari berbagai pihak tentang efek samping dari tenaman herbal lebih sedikit dibandingkan dengan obat generic atau resep yang diproduksi oleh pabrik, sebenarnya tidaklah demikian, sebab tanaman herbal sekalipun pasti memiliki efek samping. Arti dari herbal adalah alami, atau bahan murni dari alam tanpa rekayasa kimiawi. 

Kali ini kita akan mencari tahu bagaimana caranya menemukan jenis tanaman herbal berdasarkan analisa dokter, dengan tepat aman dan legal, nah hal tersebut bukan berarti kitaikut campur ke dalam ranah medis dunia kedokteran atau farmasi.

Mencari tanaman yang dapat digunakan sebagai pencegah atau obat sebuah penyakit sebenarnya tidaklah sulit, langkah yang tepat dan aman adalah sebagai berikut:

1. Periksakan kesehatan anda ke dokter

2. Setelah ada diagnosa dari dokter maka anda sudah mengetahui jenis penyakit anda, jika jenis penyakit sudah diketahui pasti dokter akan memberikan resep untuk penyakit anda, misalnya gagal ginjal, diabetes, asma, darah tinggi / hipertensi, asam urat atau keputihan.

3. Setelah obat didapat coba baca komposisi obat resep atau kandungan yang tertera di label.

4. Dari kandungan inilah kita akan mencari herbal untuk penyakit tersebut. Misalnya anda didiagnosa mengidap penyakit Anemia, maka di label kandungan obat generic (resep) akan tertera salah satunya adalah zat besi, maka untuk mencari obat herbal untuk anemia ini anda bisa mencari tanaman yang kandungan zat besinya tinggi seperti bayam, daun ubi dan lain-lain. Begitu juga dengan diabetes cobalah anda baca kandungan obat diabetes anda setelah itu carilah tanaman herbal untuk diabetes yang memang mengandung zat yang ada pada obat diabetes.

Mungkin ada kendala ketika anda ingin mencari kandungan zat pada tanaman mana yang cocok untuk penyakit anda, kendala ini dapat diatasi dengan membeli ensiklopedia tanaman atau search internet tentang kandungan zat pada tanaman. Kita buat contoh asma adalah penyakit menurun dan obat asma adalah salbutamol, maka tanaman herbal tepat untuk asma adalah tanaman yang mengandung theophylline ternyata zat theophylline terdapat pada kopi, jadi dalam ramuan herbal untuk obat asma anda sebaiknya masukkan juga bubuk kopi kedalamnya.

Contoh diatas juga bisa digunakan untuk mendapatkan tanaman herbal untuk gagal ginjal, diabetes, maag, hipertensi, asam urat dan lainnya. Kandungan dari berbagai macam tanaman dapat anda dapatkan di toko buku, biasanya dalam bentuk ensiklopedia tanaman. Cara menanam tanaman herbal dan khasiatnya juga ada banyak ditulis dalam bentuk buku, jadi jika anda ke toko buku sempatkan membeli kedua jenis buku tersebut.





Senin, 17 November 2014

Manfaat Tanaman Puring

Dahulu tanaman puring dikenal juga dengan tanaman kuburan, sekarang dengan semakin banyaknya temuan manfaat tanaman puring sehingga tanaman ini juga sudah di tanam di rumah-rumah mewah.

Puring atau Croton termasuk family Euphorbiaceae keindahannya terletak pada vaiasi warna dan ukuran daun, serta corak daun seperti bintik-bintik, garis dan lain-lain, warna daunnya beragam mulai dari warna merah, kuning, orange, dan hijau, semakin tua umur tanaman warnanya juga semakin menonjol, bahkan dalam satu tanaman warnanya bisa dua atau tiga warna, bentuk daunnya pun sangat beragam.

Selain cantik, puring juga memiliki beberapa khasiat, mari kita simak apa manfaat dari tanaman puring.
1. Sebagai obat demam, air rebusan daun puring mampu menurunkan demam, kulit batangnya juga bisa mengurangi sakit perut karena diare, rebusan akarnya juga bisa digunakan untuk obat pencarahan.\

2. Puring terbukti ampuh sebagai anti polutan, hasil penelitan Ir Suparwoko, MURP, PHD, dari jurusan Arsitektur universias islam indonesia, proton terbukti mampu menyerap 2,05 mg/ I timbal, ukuran partikel timbal sangat kecil hanya 2 mikro-meter, sedangkan lebar stomata 2 - 7 mikro-meter, karena ukuran timbal lebih kecil dari pada stomata tanaman puring maka secara otomatis lebih mudah diserap oleh tanaman, namun tidak semua jenis tanaman puring mampu menyerap timbal.

Pada puring timbal diubah menjadi enzim tertentu sehingga menjadi tidak beracun dan digunakan dalam metabolisme, oleh karena itu puring sering digunakan oleh pemda/pemkot sebagai lansekap jalan.

3. Daun puring dapat dijadikan sebagai sayur dan obat tradisional, pada tahun 1660 seorang botani dari jerman Georgius Everhardus Rumphius menyatakan puring baik juga dijadikan sebagai sayur.

4. Daun puring dapat menyembuhkan penyakit kelamin, seperti rajasinga dan spilis.

menanam tanaman
(Sumber foto : indonetwork.co.id)
Dkutip dari berbagai sumber.